Sabtu, 26 Mei 2018

Hati-hati, Sifat Ini Menghambat Anda Untuk Segera Menikah


Mengapa belum juga menikah? Padahal, cantik ia, cerdas ia, kayapun juga ia. Nah, perlu waspada ya, seperti kata pepatah jodoh itu merupakan cerminan diri. Jadi jika jodoh tak kunjung datang, cobalah cek kembali diri kita, apakah ada yang salah?
Rahasia besar ternyata pria males untuk menikahi wanita yang punya sikap kayak gini, apakah sikap ini masih ada padamu?
Bukan hanya penampilan secara fisik yang dinilai pria terhadap seorang wanita. Namun, watak dan perilaku wanita menjadi indikator terpenting bagi pria dalam memilih pendamping hidup.
Coba introspeksi, ada nggak sih sikap nyebelin ini di dirimu yang bikin para calon jodoh menjauh:
1. Hobi Nyuruh-nyuruh
Kelihatan lho mana wanita yang mandiri dan mana yang nge-bossy, hobi suruh-suruh orang lain. Coba cek dirimu termasuk yang mana?
2. Gaya Hidup Selangit
Bisa kelihatan banget dari brand baju, sepatu, make up, dan aksesoris yang kamu pakai, juga tempat makan yang selalu kamu singgahi.
Kalau sekali makan saja bisa habis ratusan ribu seorang diri, selalu pakai fashion item yang berkelas dan harganya selangit,
Kemana-mana harus naik mobil ber-AC, yaa wajarlah kalau kebanyakan cowok akan berpikir berulang kali untuk memperistri dirimu. Bisa tekor keuangan mereka.
3. MinderanSelalu minder kalau ngomongin diri sendiri, sampai-sampai selalu jaga image supaya nutupin kekurangan diri.
Duh… nggak perlu bersikap kayak gini deh, justru pria paling suka wanita yang percaya diri dan apa adanya.
4. Haus PujianAda kan wanita yang pengennya dipujiiiii terus, tapi pelit pujian untuk orang lain. Biasanya tipe kayak gini hobi pamer dan ‘ujub (bangga diri) serta takut kesaing sama wanita lain.
5. EmosianGampang banget marah-marah, ngambek, berkata kasar, duuh… sudah pasti banyak yang menjauhi tipe wanita yang kayak gini.
Jangankan calon jodoh… teman-temanmu saja pasti akan menjauhi kalau sikapmu emosian begini.
Jadi gimana Sob? Sudahkah dirimu lepas dari 5 sikap di atas? selamat memperbaiki ya.

Kerjakan Sholat 2 Rakaat Ini, Allah Akan Kabulkan Permintaanmu


Setiap orang pasti punya keperluan. Setiap orang pasti punya kebutuhan. Jika engkau punya keperluan dan kebutuhan, mintalah kepada Allah karena Dialah satu-satunya Dzat yang bisa mengabulkan segala doa. Dialah satu-satunya Dzat yang bisa memenuhi segala keperluan dan kebutuhan.
Bagaimana jika kebutuhan atau keperluan itu bukanlah hal yang kecil? Tenang saja. Jika merasa tak cukup dengan doa biasa, lakukan sholat dua rakaat yang dituntunkan Rasulullah ini. Orang yang buta pun bisa sembuh.
Sholat apa? Namanya, sholat hajat. Yakni sholat dua rakaat dengan niat sholat hajat. Lalu setelah itu berdoa dengan doa yang diajarkan Nabi.
Keutamaan sholat ini sunggu luar biasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ يُتِمُّهُمَا أَعْطَاهُ اللَّهُ مَا سَأَلَ مُعَجِّلاً أَوْ مُؤَخِّراً
“Barangsiapa berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian mengerjakan sholat dua rakaat dengan sempurna maka Allah memberi apa saja yang ia minta, baik segera maupun lambat” (HR. Ahmad)
Ini keutamaan sholat hajat. Selain mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan lebih dekat kepadaNya, kebutuhan atau keperluan yang ia minta akan dikabulkan olehNya. Bahkan dalam hadits di atas ada jaminan pasti akan diberi oleh Allah, baik diberi segera dalam waktu cepat maupun diberi tidak segera alias tidak cepat waktunya.
Salah satu keajaiban sholat hajat diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam sebuah hadits berderajat hasan.
Dari Utsman bin Hunaif radhiyallahu ‘anhu, bahwa seorang laki-laki buta datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar menyembuhkan penglihatan mataku.” Beliau bersabda, “Atau aku biarkan saja engkau (seperti itu)?” Dia berkata, “Wahai Rasulullah, hilangnya penglihatanku memberatkanku.” Rasulullah bersabda, “Pergilah lalu berwudhulah, kemudian sholatlah dua rakaat, lalu ucapkanlah (doa):
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِىِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّى تَوَجَّهْتُ إِلَى رَبِّى بِكَ أَنْ يَكْشِفَ لِيْ عَنْ بَصَرِيْ اللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِىَّ وَ شَفِّعْنِيْ فِيْ نَفْسِيْ
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu dan menghadap kepadaMu dengan Nabiku Muhammad, Nabi (pembawa) rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Tuhanku denganmu agar Dia menyembuhkan penglihatanku. Ya Allah, terimalah syafaatnya padaku dan terimalah syafaatku pada diriku.”
Lalu ia pun pulang dan Allah menyembuhkan penglihatannya.” (HR. Tirmidzi; hasan)
Sumber: tarbiyah.net

Wahai Para Istri, Jangan Pernah Lakukan Ini Kepada Suamimu


Ada banyak ilmu yang harus dipelajari oleh mereka yang telah berumah tangga. Ada banyak pengetahuan yang kudu dikuasai oleh pasangan suami istri. Adanya ilmu adalah sarana yang bisa menentukan bahagia atau tidaknya sebuah ikatan pernikahan.
Pernikahan adalah awal. Banyak sekali hal baru di dalamnya. Sebab itu, ada proses perkenalan panjang yang harus dilakukan oleh seseorang kepada pasangan sahnya itu.
Mengenali pasangan adalah pintu untuk saling memahami dan berlanjut pada tolong menolong atas dasar kasih sayang dan cinta. Dari baiknya pengenalan seseorang kepada pasangannya itulah kelak yang membuat rumah tangga serasa serambi surga.
Beruntungnya, dalam ajaran Islam yang mulia, ada sekian banyak panduan bagi suami istri untuk menggapai pernikahan penuh kegembiraan yang dibahasakan dengan berkah.
Ialah sebuah rumah tangga sakinah penuh ketenangan, mawadah sarat cinta, dan rahmah yang bertabur kasih sayang.
Ada kerja panjang untuk wujudkan ini. Ada usaha berat untuk menggapainya. Pun, harus diiringi kesungguhan dengan harga yang tak murah untuk mendapatkannya.
Karenanya pula, dalam pernikahan ada pahala yang agung. Sebab ianya termasuk hidupkan sunnah, sebab ianya butuh pengorbanan yang tak ringan.
Di antara panduan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam hal ini adalah larangan bagi para istri untuk tidak sembarangan bercerita kepada suaminya. Sebab, salah cerita bisa berakibat fatal berupa perselingkuhan maupun perceraian.
Apakah hal yang dilarang oleh Nabi untuk diceritakan kepada suami?
Disebutkan dalam kitab Shahih Imam Bukhari dan Imam Muslim, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Seorang perempuan tidak boleh menggambarkan sifat perempuan lain kepada suaminya,” pungkas Nabi, “hingga seolah-olah suaminya melihatnya.”
Inilah larangan itu. Inilah hal yang kini dianggap remeh oleh para muslimah istri kaum muslimin. Padahal, dari sinilah setan bermain untuk keruhkan hubungan antara suami dan istri. Dan, dari sinilah bermula perselisihan rumah tangga yang ujungnya perceraian.
Ironisnya, istri masa kini bukan hanya menceritakan sifat wanita lain. Bahkan, sengaja atau tidak, mereka telah memberi izin kepada suaminya untuk menyaksikan fisik wanita lain.
Baik melalui tontonan sinetron dengan bintang film yang berpakaian apa adanya, biduan dangdut dengan dandanan mengundang syahwat, hingga mengajak suami jalan-jalan sesering mungkin ke pusat perbelanjaan yang terdapat banyak wanita mempertontonkan auratnya.
Wahai para istri, bantulah suamimu untuk menundukkan pandangannya. Bantulah, sebab dia imammu. Sebab melaluinya terdapat keselamatanmu.

15 Cara Menghilangkan Sifat Egois Dalam Diri



Sifat egois tentu saja merupakan hal buruk yang tak boleh anda pelihara. Sebagai makhluk sosial, tentu saja kita membutuhkan bantuan dari orang lainnya agar dapat hidup lebih baik.
Namun terkadang sifat individu manusia yang ingin mementingkan diri sendiri bisa muncul dalam diri kita, hal ini lah yang dinamakan sifat egois dan ingin menang sendiri. Orang yang egosi terkadang tak mampu untuk memahami pikiran dan perasaan orang lain. Dan bahkan hal ini bisa merugikan diirnya sendiri kedepannya.
Sebagai makhluk yang berkelompok, tentu saja anda harus membuang jauh-jauh sifat egois di dalam diri kita. Menghilangkan sifat egois bukanlah hal yang mudah namun jika anda mengetahui caranya, anda bisa dengan mudah menghilangkan sifat tersebut dalam diri anda.
Berikut ini cara menghilangkan sifat egois yang efektif.
1. Ketahui Dahulu PenyebabnyaUntuk menghilangkan sifat egois di dalam diri kita, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mencari tahu penyebab dan sumber dari sifat egois tersebut. Biasanya orang-orang yang bersifat egois dikarenakan rasa takut yang muncul di dalam dirinya.
Takut akan kalah, takut tidak diperhatikan, takut tersaingi, dan masih banyak lainnya. Terkadang pula sifat egois tersebut berasal dari rasa empati yang tidak dimilikinya.
2. Berpikir Secara LogisMulailah untuk berpikir secara logis. Jangan terlalu memaksakan kehendak yang anda inginkan. Cobalah untuk berpikir secara real tentang kondisi dan keadaan yang sebenarnya. Hal ini akan sangat mempengaruhi sifat egois dalam diri anda. Berpikir logis mampu membuat sifat egois berkurang dalam diri anda.
3. Tumbuhkan Rasa EmpatiSeperti yang dijelaskan sebelumnya, penyebab egois bisa disebabkan karena kurangnya rasa empati yang dimiliki seseorang. Jika seperti itu, tentu saja anda harus mulai menumbuhkan rasa empati dalam diri anda.
Mulailah untuk mau mendengarkan orang lain. Hal tersebut dapat membantu anda untuk menumbuhkan empati dalam diri anda. Empati akan membuat anda dapat bersikap lebih tenang dan dewasa.
4. Jangan MembandingkanKebanyakan orang yang egosi selalu tidak puas dengan dirinya dan berusaha untuk membandingkan dengan orang lain. Hal ini dikarenakan sikap iri hati yang dimilikinya.
Sehingga jika anda ingin membuang sifat egois tersebut, maka berhenti lah untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Belajarlah untuk menerima keadaan diri sendiri.
5. Selalu Berpikir Positif Pada Orang LainPikiran yang selalu negatif tentang orang lain akan membuat sifat egois tersebut muncul, sehingga akan membuat anda lebih mendahulukan diri sendiri dibandingkan orang lain.
Sehingga untuk menghilangkan sifat egois tersebut, tentunya anda harus tanamkan pikiran positif dalam diri anda. Kesampingkan segala pikiran negatif jika belum terbukti kebenarannya.
6. Berpikir Dahulu Sebelum BertindakKematangan dalam berpikir akan sangat menunjukkan kualitas dan kedewasaan seseorang. Untuk itu, sebelum bertindak tentunya anda harus berpikir terlebih dahulu mengenai hal baik dan buruk jika anda melakukan hal tersebut. Setiap tindakan yang anda lakukan perlu dipikirkan hati hati agar tak menciptakan masalah.
7. Mencoba Lebih RamahOrang-orang egois sangat jarang memperlihatkan sikap ramah dalam diri mereka. Mereka hanya fokus pada diri sendiri sehingga tak menyadari bagaimana dirinya bersikap dengan orang lain. Untuk itu, mulailah untuk bersikap ramah dan sering tersenyum pada orang lain.
8. Belajar Membantu Orang LainSemua orang tentunya memiliki masalah masing-masing. Untuk itu, jarang bila seseorang memikirkan masalah orang lainnya. Hal ini bisa menjadi bentuk keegoisan tersendiri.
Untuk itu, belajarlah membantu untuk meringankan beban orang lain meskipun diri sendiri sedang sibuk. Hal ini selain mengurangi sifat egois dalam diri anda, juga dapat membahagiakan orang-orang di sekitar anda.
9. Tahan EmosiEmosi bukanlah hal yang baik untuk disimpan di dalam hati. Orang-orang egois, seringkali tak bisa menahan emosi yang terpendam dalam dirinya saat dia merasakan tak nyaman dengan sesuatu.
Tentu saja emosi ini akan membuat hubungan anda dan teman-teman anda mulai merenggang. Untuk itu, sebisa mungkin tahan emosi anda meskipun dalam kondisi buruk sekalipun. Menyelesaikan masalah dengan menggunakan emosi tak akan pernah berhasil.
10. Bersikap DewasaSifat egois sangat erat kaitannya dengan sifat kekanak-kanakan. Sehingga untuk menghilankan sifat egois di dalam diri anda, mulailah untuk menghilangkan sifat kekanak-kanakan tersebut.
Egois akan terus tumbuh di dalam diri anda jika anda tetap mempertahankan pola pikir anak-anak dan sama sekali belum dewasa.
11. IntrospeksiCara lainnya yang dapat membantu menghilangkan sifat egois dalam diri kita adalah mencoba untuk berintrospeksi diri. Renungkan lah sikap anda saat ini, apakah sikap tersebut menguntungkan atau malah merugikan orang lain.
Introspeksi akan membuat anda menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dengan begitu lambat laun, sifat egois akan hilang sedikit demi sedikit.
12. Menambah WawasanBanyak-banyaklah mencari informasi yang dapat menambah wawasan anda, tentu saja informasi tersebut adalah hal yang dapat berguna untuk anda nantinya.
Dengan menambah pengetahuan, tentu saja akan membuat anda tidak berpikir dari sudut yang sempit saja. Hal ini pula yang membuat diri anda bisa menjadi pribadi dengan pemikiran yang lebih terbuka.
Pemikiran yang sempit dan hanya dari satu sisi saja akan membuat anda menjadi pribadi yang egois dan ingin menang sendiri.
13. Bersikap SabarPemicu sikap egois dalam diri seseorang bisa dikarenakan sulitnya untuk bersikap sabar. Terkadang orang-orang egois merasa tidak sabar untuk segera mendapatkan apa yang diinginkan, sehingga membuatnya sering mendahulukan diri sendiri untuk hal tersebut.
Bersikap sabar dan menahan diri akan membantu anda untuk menghilangkap sikap egois dalam diri kita. Untuk itu, tanamkan selalu sifat sabar meskipun dalam kondisi tersulit sekalipun.
14. Jadi Pendengar Yang BaikCobalah untuk menjadi pendengar yang baik untuk orang lain. Hal ini akan memberikan keuntungan dan manfaat dalam kehidupan anda.
Dari mendengarkan orang lain, anda bisa memetik pelajaran penting dalam untuk kehidupan anda. Dengan begitu sifat egois akan lambat laun berkurang dalam diri anda.
15. Berlapang DadaUntuk menghilangkan sikap egois dalam diri kita, cobalah untuk menjadi pribadi yang terbuka. Yang dimaksudkan dengan terbuka disini adalah mau menerima kritik, saran, serta nasehat yang dapat digunakan untuk memperbaiki diri.
Nah itu tadi beberapa cara menghilangkan sifat egois di dalam diri kita. Tentu saja sifat tersebut harus anda buang jauh-jauh karena hanya akan merugikan anda saja nantinya.
Smeoga informasi diatas bermanfaat untuk anda.

Kisah Syahadatnya Pendeta Tionghoa Ternama dan Pembenci Islam



Tak pernah menyangka sebelumnya, pemilik nama lengkap Hanny Kristianto ini adalah sosok yang sangat membenci Islam sebelum akhirnya memutuskan berikrar syahadat di Mojokerto pada 28 Februari 2013.
Butuh waktu sekitar tiga tahun untuk pria berdarah Tionghoa ini melakukan pencarian mengenai Islam. Meski demikian, kegetirannya terhadap Islam sudah berlangsung cukup lama. Proses pencarian Hanny tentang Islam bermula saat ia bekerja di Kalimantan sekitar tahun 2000.
Ada satu kalimat yang begitu mengusiknya. Yakni, kalimat “jangan mati sebelum masuk Islam”, makna dari surah Ali Imran ayat ke-102.
Menurutnya, kalimat tersebut sangat tidak enak didengar. Karena, ia meyakini agama yang paling benar dan paling baik di antara semua agama hanyalah agama yang ia anut dahulu, yakni Kristen Kharismatik, aliran agama Kristen yang bercirikan dan menonjolkan karunia rohani atau gerakan roh.
Hanny mengaku, memeluk Islam murni karena proses belajar yang ia lakukan sendiri. Dengan membaca terjemahan Alquran, bertanya kepada teman Muslim dan ulama.
Namun, ia begitu yakin untuk memeluk Islam setelah membaca terjemahan Alquran dan menemukan bahwa hanya agama Islam yang Tuhannya tidak dapat dilihat dan digambarkan, demikian juga Nabinya.
“Karena, saya tidak gampang percaya dengan omongan orang,” ujarnya.
Dalam proses pembelajaran tentang Islam, ia berusaha mencari kesalahan dan kelemahan Islam. Namun, rentetan kebencian dan persepsi negatifnya terhadap Islam selama ini malah terbantahkan dengan sendirinya selama proses “petualangan spiritualnya” itu.
Salah satu citra buruk Islam yang dilekatkan oleh sebagian orang adalah kisah Nabi Muhammad yang berpoligami dan suka berperang. “Ternyata, malah saya menemukan saya yang salah dan manusia lemah,” ujar Hanny.
Ia justru menemukan bahwa Muhammad adalah manusia yang terbaik dalam lisan, akhlak, dan sikapnya. Sangat berbeda dari persepsi awalnya mengenai Sang Nabi pamungkas tersebut.
Dalam proses petualangannya mengkaji dan mendalami Islam itu pula, pria yang kini berusia 40 tahun tersebut mendapatkan fakta yang mengetuk relung hatinya, yaitu hanya Islam yang umatnya mampu menghafal seluruh kitab suci dan tidak ada kesalahan dalam Alquran.
Selain itu pula, hanya Islam yang memiliki tata cara ibadah yang khusyuk, tidak membedakan status sosial, jabatan, dan ilmu. Semua sama di hadapan Allah dan wajib beribadah.
Di samping itu, hanya dalam Islam ibadah sudah ditentukan tepat waktu dan teratur. Cuma Islam yang kitab sucinya diturunkan langsung kepada Nabi. Satu per satu temuan itulah yang semakin menguatkan keyakinannya untuk segera memeluk Islam.
Ketenangan Setelah berikrar syahadat, Hanny merasa hidup yang ia jalani seperti tanpa beban, penuh ketenangan, kebahagiaan hati, jiwa, dan pikiran. Ia mengaku belajar banyak dari Islam.
Salah satunya, yakni tidak ada harapan dan cita-cita yang lebih baik bagi seorang manusia daripada mendapat ridha Allah SWT, dicintai, disayangi, dan mendapat naungan di hari tiada perlindungan selain naungan-Nya.
Kini, Hanny mengaku terus belajar tentang Islam dengan beberapa ulama. Seperti KH Zainuddin Husni di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub, Uztaz Arifin Ilham, Ustaz Ali Hasan Bawazier, Ustaz Syarif Jafar Baraja, dan KH Said Amin di Samarinda.
Dalam proses pembelajaran ini, satu hal yang ia pahami, yakni tidak perlu memaksa orang lain untuk berhijrah, satu kalimat, yaitu tuntun dan bukan tuntut. Sentuhlah hati mereka dengan bagusnya akhlakmu karena hidayah milik Allah semata.
Pergi HajiSetelah dua tahun menjadi Muslim, Hanny memiliki kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji. Pria kelahiran Yogyakarta ini awalnya tidak pernah menyangka bahwa ia dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk berhaji. “Beberapa bulan lalu dihajikan oleh Bapak Jenderal Syekh Osama bin Suhaibi,” katanya.
Dalam menjalankan ibadah haji, begitu banyak pengalaman spiritual yang ia rasakan. Ia sangat terkesan dan benar-benar merasakan kebenaran surah al-Hujurat ayat ke-13, “Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah siapa yang paling takwa,” saat menjalankan prosesi haji.
Menurutnya, di Padang Arafah status sosial dan perbedaan hidup manusia akan hilang sehingga tidak dapat lagi membedakan siapa yang kaya, hartawan, rakyat biasa, raja, atau sebagainya. Semua sama dengan memakai pakaian selendang kain putih tanpa jahit.
Semua yang hadir di Tanah Suci menggambarkan perpaduan dan satu hati umat Islam. Dan, gambaran inilah yang semestinya diamalkan dalam kehidupan seharian umat Islam setelah berhaji.
Selain melihat Ka’bah secara langsung, ia juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Madinah dan Makkah pada saat melaksanakan ibadah haji tahun lalu.

Pendeta Ternama Ini Memeluk Islam Setelah ‘Mendalami’ Injil

Seorang Penginjil dan Pendeta Ternama Indonesia Hanny Kristianto memaparkan bahwa dirinya memluk Islam setelah mempelajari mendalam apa yang terkandung dalam Injil, salah satunya adalah Surat Markus 12:29-30.
“Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu 1 , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.” bunyi surat Markus 12:29-30.
Bagi manusia yang berakal dan mau berfikir sudah sangat jelas bahwa Yesus sendiri mengatakan bahwa Tuhan itu Esa atau satu. Bahkan Yesus sendiri memproklamirkan bahwa dirinya bukanlah Tuhan.
Sejak itu Hanny mencari kebenaran yang sebenarnya tentang Tuhan, hingga akhirnya bertemu dengan Islam dan meyakini kebenaran Isla dan kemudian berikrar Syahadat.
Hanny Kristianto sebelum memeluk Islam adalah seorang penginjil yang sangat aktif, bahkan pelayanannya bersifat interdenominasi antara Katolik, Protestan dan Kharismatik, dengan dibantu teamnya antara lain: Natashia Nikita (penyanyi rohani Kristen yang di anggap paling baik dan suci oleh umat Kristen) dan Chris John (yang saat itu di elu-elukan sebagai satu-satunya Juara Dunia Tinju WBA Katolik di Indonesia yang setiap selesai bertanding meneriakkan kata Haleluya).
Dia sudah membuktikan “Sangat Cinta Yesus” dengan memberikan seluruh hartanya, seluruh waktunya, seluruh tenaga dan pikirannya untuk melakukan kristenisasi, melakukan berbagai “pelayanan”, diantaranya adalah “Pelayanan Pikul Salib”, dan  “Pelayanan Generasi Akhir Zaman Singa Yehuda.“ Dia juga pendiri Love and Care Ministry pertama di Indonesia (di Mojokerto, 2006 dan Semarang, 2007).
Saat ini Hanny Kristianto aktif dalam Muallaf Centre Indonesia untuk membimbing para Muallaf dan terus mendakwahkan Islam.
Berikut salah satu video ketika Hanny masih menjadi pendeta:


Sumber: yesmuslim

6 Perubahan Arab Saudi Dibawah Pimpinan Putra Mahkota Jadi Lebih Modern


Arab Saudi selama ini dikenal sebagai negara yang tergolong menerapkan aturan paling ketat bagi kaum perempuan. Namun setelah diambil alih oleh pimpinan Pangeran Arab Saudi Muhammad bin Salman sejak 21 Juni 2017, peraturan Saudi bagi kaum perempuan tersebut menjadi semakin longgar.
Perubahan ini disebabkan karena Pangeran Muhammad bin Salman mencetuskan Visi 2030 bagi Saudi dengan mengatakan negara itu akan menjadi lebih toleran berlandaskan Islam sebagai konstitusi dan modernitas sebagai praktiknya.
Seperti dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber, inilah beberapa peraturan di Saudi yang dinilai semakin membebaskan perempuan dalam beraktivitas:
1. Perempuan Diizinkan Mengemudi
Perempuan di Saudi sudah boleh mengendarai mobil Pada 26 September 2018. Pengumuman tersebut menandai perluasan hak perempuan secara signifikan di satu-satunya negara yang melarang mereka berada di balik kemudi.
Kabar itu datang dalam bentuk keputusan kerajaan yang disiarkan oleh kantor berita Arab Saudi
“Saya sangat bersemangat. Ini adalah langkah maju yang baik bagi hak-hak perempuan,” ujar Aziza Youssef, seorang profesor di King Saud University. Ia juga merupakan salah satu aktivis wanita paling vokal di Saudi.
2. Perempuan Duduki Posisi PemerintahanPada akhir September 2017, untuk pertama kalinya seorang perempuan ditunjuk untuk menempati posisi senior di pemerintahan Arab Saudi.
Dilansir Gulf Digital News, perempuan bernama Eman bint Abdulla Al-Ghamdi menempati posisi sebagai Asisten Ketua Teknologi Informasi di Kota Al-Khobar, Provinsi Timur.
Sekretaris Jenderal Provinsi Timur, Fahd bin Mohammed Al-Jubeir, adalah orang yang mengeluarkan dekrit tersebut. Al-Ghamdi akan menjadi satu-satunya perempuan yang bekerja di pemerintahan Al-Khobar.
3. Perempuan Boleh Menonton Pertandingan Sepak BolaWanita di Arab Saudi akhirnya diperbolehkan menonton di stadion olahraga untuk pertama kalinya pada Jumat (12/1). Dahulu, wanita di Arab Saudi boleh menonton pertandingan sepak bola jika mendapat izin dari ayah, suami, atau saudara laki-lakinya.
Hal itu pun disambut baik. Para perempuan memadati stadion di Jeddah dan duduk di area khusus keluarga. Meski tempat duduknya dipisah, kehadiran mereka di stadion menjadi momen bersejarah. Itu merupakan satu dari serangkaian upaya reformasi untuk memodernisasi Arab Saudi.
4. Arab Saudi Buka Gym Untuk PerempuanPada Ferbuari 2017, Arab Saudi berencana membuka gym atau pusat kebugaran khusus perempuan di setiap lingkungan. Hal tersebut dinilai sebagai langkah kecil kerajaan itu menuju kemerdekaan perempuan.
Namun gym tersebut bertujuan untuk memotivasi perempuan untuk menjadi lebih sehat. Menurut organisasi kesehatan CDC, obesitas lebih banyak diderita perempuan dibanding laki-laki di Arab Saudi.
Kerjaan Arab Saudi tetap tak memberikan izin bagi perempuan untuk mengikuti olahraga kompetitif, seperti sepak bola, voli, basket, atau tenis.
5. Yoga diperbolehkan di SaudiKementerian Perdagangan dan Industri Arab Saudi telah ‘menghalalkan’ segala kegiatan terkait yoga pada akhir November 2017. Bahkan pihak kerajaan juga memberikan lisensi bagi mereka yang hendak berlatih dan mengajar olahraga senam gerak badan tersebut.
Orang pertama yang mendorong pengesahan ini adalah seorang wanita bernama Nouf Marwaai. Ia adalah instruktur yoga besertifikasi pertama di Arab Saudi. Pendiri Yayasan Yoga Arab itu juga percaya, yoga dan agama tidak bertentangan.
“Yoga secara harfiah berarti ‘persatuan’. Persatuan antara satu individu dengan individu lain, tubuh dengan pikiran, emosi dengan jiwa, satu bangsa dengan dunia. Persatuan ini akhirnya tiba di Tanah Arab, setelah melewati batas-batas fundamentalisme, fanatisme beragama, dan ekstremisme ideologis,” tulisnya lewat akun Facebook pribadinya.
6. Arab Saudi Buka Bioskop Lagi
Mulai tahun 2018 bioskop di Saudi kembali beroperasi. Sebelumnya, Pemerintah Riyadh menutup semua bioskop di Saudi pada 1980-an setelah menguatnya gerakan kebangkitan Islam ekstrem.
Satu-satunya bioskop yang ada di Saudi terletak di pusat sains dan teknologi Khobar. Menurut laporan Gulf News yang dilansir laman Mirror, Senin (11/12), dalam beberapa pekan belakangan pemerintah tidak melarang sejumlah film diputar di bioskop sebagai kebijakan awal untuk sepenuhnya mencabut larangan bioskop mulai tahun depan.
Sumber: merdeka.com

Ini Rahasianya Kenapa Kita Dianjurkan Untuk Membaca Doa Sebelum Makan


Dalam perjalanan mencari ilmu, Tuan Guru Habib Lutfi bin Yahya bertemu Kiyai Tua. Habib yang masih muda waktu itu kehairanan menyaksikan akhlak Kiyai. Waktu ada butiran nasi yang terjatuh lalu dipungut dan dikembalikan ke pinggan untuk dimakan kembali.
“Kenapa harus dikutip? Kan hanya nasi sebutir,” tanya Habib muda menduga.
“Jangan sekadar lihat ianya sebutir nasi. Adakah kamu boleh mencipta sebutir ni seorang diri sehingga jadi nasi?”
Habib muda terdiam. Kiyai Tua melanjutkan bicara.
“Ketahuilah. Waktu kita makan nasi, Allah dah menyatukan peranan ramai manusia. Nasi Bin Beras Bin Padi. Mula dari mencangkul, menggaru, buat bendang, menanam benih, memupuk, menjaga huma sampai membanting padi ada jasa banyak orang.
Kemudian dari tanaman padi jadi beras dan jadi nasi. Terlalu ramai hamba Allah terlibat sampai jadi nasi.”
“Jadi kalau ada sebutir nasi sekalipun jatuh, ambillah. Jangan sebab masih banyak dalam pinggan, kita biarkan yang sebutir. Itu salah satu bentuk takabur, dan Allah tak suka manusia yang takabur. Kalau tak kotor dan tak bawa mudarat pada kesihatan kita, ambil dan satukan dengan nasi lainnya, sebagai tanda syukur kita”.
Habib muda mengangguk.
“Sebab itulah sebelum makan, kita diajarkan doa: Allahumma bariklana (Ya Allah berkatilah kami). Bukan Allahumma barikli (Ya Allah berkatilah aku), walaupun waktu tu kita makan sendirian.
“Lana” itu maknanya untuk semuanya:
Mulai petani, pedagang, pengangkut, pemasak sampai penyaji semuanya termaktub dalam doa tu. Jadi doa tu merupakan ucapan syukur kita serta mendoakan semua orang yang ada peranan dalam kehadiran nasi yang kita makan.”
“Dan kenapa dalam doa makan ada ayat: Waqina ‘adzaban nar (Jagalah kami dari azab neraka). Apa hubungan, makan dengan neraka pula?”
“Saya tak tahu,” jawab Habib muda.
“Begini. Kita makan ini hanya wasilah. Yang bagi kita ‘rasa kenyang’ adalah Allah. Kalau kita makan dan anggap yang bagi kenyang adalah makanan yang kita makan, maka takut itu akan menjatuhkan kita dalam kemusyrikan. Syirik! Dosa terbesar!”
“Astaghfirullahal‘adhim…” Habib muda, tak menyangka langsung makna doa makan sedalam itu.

Inilah Permainan dan Perlombaan yang Disyariatkan Nabi Muhammad


Olahaga dan perlombaan yang menyehatkan tidak hanya baik bagi tubuh, tapi juga mendatangkan pahala besar jika jika melakukannya berdasarkan anjuran Nabi Muhammad. Berikut ini permainan dan olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah:
Lari CepatRasulullah Saw. pernah beradu lari dengan istrinya, Aisyah. Hal itu dilakukan Rasulullah Saw. untuk memberikan pendidikan kesederhanaan dan kesehatan untuk istrinya dan untuk sahabat-sahabatnya.
Aisyah berkata, “Rasulullah Saw. bertanding denganku dan aku yang menang. Kemudian ketika tubuhku sudah mulai gemuk, Rasulullah Saw. bertanding lagi denganku dan Rasulullah Saw. yang menang. Kemudian beliau berkata, “Kemenangan ini adalah untuk kemenangan itu.’Ketika melakukan balap lari yang kedua itu, usia Rasulullah Saw. lima puluh tahun.
Tanding GulatRasulullah Saw. pernah bertanding gulat dengan seseorang bernama Rukanah ibn Abdul Yazid yang dikenal karena kekuatannya. Dalam pertandingan itu, Rasulullah Saw. berhasil menjatuhkannya. Pertandingan ini dilakukan sebanyak dua atau tiga kali.
MemanahRasulullah Saw. memberikan anjuran untuk belajar memanah. Dalam sebuah hadisnya, Rasulullah Saw. bersabda, “Kamu sekalian harus belajar memanah, karena memanah itu sebaik-baiknya permainan untuk kalian.”
Suatu ketika Rasulullah Saw. melintas di sebuah jalan dan menjumpai beberapa sahabatnya yang sedang berlomba memanah. Pada waktu itu beliau memberikan semangat kepada mereka dengan berkata, “Lesatkanlah panahmu itu dan aku bersama kalian.
Memanah bukanlah sekadar permainan, melainkan salah satu usaha mempersiap-kan kekuatan sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT:
وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ …
“Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah dan musuhmu …”(QS. Al-Anfal [8]: 60).
Rasulullah Saw. menjelaskan ayat ini dengan sabdanya, “Ketahuilah bahwa yang dimaksud dengan kekuatan itu adalah memanah, yang dimaksudkan dengan kekuatan itu adalah memanah, yang dimaksudkan dengan kekuatan itu adalah memanah.”
AnggarPermainan yang hampir sama dengan memanah adalah anggar. Tentang permainan ini, Rasulullah Saw. pernah memberikan izin kepada orang-orang Habasyah (Etiopia) untuk bermain anggar di dalam Masjid Nabawi. Rasulullah Saw. juga memberikan izin kepada istrinya, yaitu `A’isyah, untuk melihat permainan yang mereka lakukan.
Aisyah berkata, “Aku melihat Rasulullah Saw. menghalangiku dengan selendangnya, sedang aku bisa melihat ke arah orang-orang Habasyah yang sedang bermain anggar di dalam masjid, hingga aku pun merasa bosan. Mereka bermain dengan sangat gesit dan lincah selincah gadis belia yang masih suka bermain.”
Aisyah juga mengatakan, “Aku pernah bermain boneka perempuan dengan teman-teman perempuanku di rumah Rasulullah Saw. Ketika Rasulullah Saw. masuk, mereka segera bersembunyi. Tapi Rasulullah Saw. senang melihat mereka bermain bersamaku, akhirnya kami pun bermain bersama-sama lagi.”
Sumber: congkop.com

Cara Menyembelih Hewan Dalam Islam yang Paling Baik, Sampai Ilmuwan Barat pun Takjub


Jangan pernah makan daging sapi tanpa disembelih, ternyata syariat Islam ini membuat orang barat terkejut. Simak penelitian ini.
1. Rasulullah tak pernah belajar cardiology tapi syari’atnya membuktikan penelitian ilmu modern.
2. Melalui penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dua staf ahli peternakan dari Hannover University, sebuah universitas terkemuka di Jerman. Yaitu: Prof.Dr. Schultz dan koleganya, Dr. Hazim.
Keduanya memimpin satu tim penelitian terstruktur untuk menjawab pertanyaan: manakah yang lebih baik dan paling tidak sakit, penyembelihan secara Syari’at Islam yang murni (tanpa proses pemingsanan) ataukah penyembelihan dengan cara Barat (dengan pemingsanan)?
3. Keduanya merancang penelitian sangat canggih, mempergunakan sekelompok sapi yang telah cukup umur (dewasa). Pada permukaan otak kecil sapi-sapi itu dipasang elektroda (microchip) yang disebut Electro-Encephalograph (EEG).
Microchip EEG dipasang di permukaan otak yang menyentuh titik (panel) rasa sakit di permukaan otak, untuk merekam dan mencatat derajat rasa sakit sapi ketika disembelih. Di jantung sapi-sapi itu juga dipasang Electro Cardiograph (ECG) untuk merekam aktivitas jantung saat darah keluar karena disembelih.
4. Untuk menekan kesalahan, sapi dibiarkan beradaptasi dengan EEG maupun ECG yang telah terpasang di tubuhnya selama beberapa minggu.
Setelah masa adaptasi dianggap cukup, maka separuh sapi disembelih sesuai dengan Syariat Islam yang murni, dan separuh sisanya disembelih dengan menggunakan metode pemingsanan yang diadopsi Barat.
5. Dalam Syariat Islam, penyembelihan dilakukan dengan menggunakan pisau yang tajam, dengan memotong tiga saluran pada leher bagian depan, yakni: saluran makanan, saluran nafas serta dua saluran pembuluh darah, yaitu: arteri karotis dan vena jugularis.
6. Patut pula diketahui, syariat Islam tidak merekomendasikan metoda atau teknik pemingsanan. Sebaliknya, Metode Barat justru mengajarkan atau bahkan mengharuskan agar ternak dipingsankan terlebih dahulu sebelum disembelih.
7. Selama penelitian, EEG dan ECG pada seluruh ternak sapi itu dicatat untuk merekam dan mengetahui keadaan otak dan jantung sejak sebelum pemingsanan (atau penyembelihan) hingga ternak itu benar-benar mati. Nah, hasil penelitian inilah yang sangat ditunggu-tunggu!
8. Dari hasil penelitian yang dilakukan dan dilaporkan oleh Prof. Schultz dan Dr. Hazim di Hannover University Jerman itu dapat diperoleh beberapa hal sbb.:
Penyembelihan Menurut Syariat IslamHasil penelitian dengan menerapkan praktek penyembelihan menurut Syariat Islam menunjukkan:
PertamaPada 3 detik pertama setelah ternak disembelih (dan ketiga saluran pada leher sapi bagian depan terputus), tercatat tidak ada perubahan pada grafik EEG. Hal ini berarti bahwa pada 3 detik pertama setelah disembelih itu, tidak ada indikasi rasa sakit.
KeduaPada 3 detik berikutnya, EEG pada otak kecil merekam adanya penurunan grafik secara bertahap yang sangat mirip dengan kejadian deep sleep (tidur nyenyak) hingga sapi-sapi itu benar-benar kehilangan kesadaran. Pada saat tersebut, tercatat pula oleh ECG bahwa jantung mulai meningkat aktivitasnya.
Ketiga
Setelah 6 detik pertama itu, ECG pada jantung merekam adanya aktivitas luar biasa dari jantung untuk menarik sebanyak mungkin darah dari seluruh anggota tubuh dan memompanya keluar. Hal ini merupakan refleksi gerakan koordinasi antara jantung dan sumsum tulang belakang (spinal cord).
Pada saat darah keluar melalui ketiga saluran yang terputus di bagian leher tersebut, grafik EEG tidak naik, tapi justru drop (turun) sampai ke zero level (angka nol). Hal ini diterjemahkan oleh kedua peneliti ahli itu bahwa: “No feeling of pain at all!” (tidak ada rasa sakit sama sekali!).
Keempat
Karena darah tertarik dan terpompa oleh jantung keluar tubuh secara maksimal, maka dihasilkan healthy meat (daging yang sehat) yang layak dikonsumsi bagi manusia.
Jenis daging dari hasil sembelihan semacam ini sangat sesuai dengan prinsip Good Manufacturing Practise (GMP) yang menghasilkan Healthy Food.
Penyembelihan Cara Barat
Pertama
Segera setelah dilakukan proses stunning (pemingsanan), sapi terhuyung jatuh dan collaps (roboh). Setelah itu, sapi tidak bergerak-gerak lagi, sehingga mudah dikendalikan.
Oleh karena itu, sapi dapat pula dengan mudah disembelih tanpa meronta-ronta, dan (tampaknya) tanpa (mengalami) rasa sakit. Pada saat disembelih, darah yang keluar hanya sedikit, tidak sebanyak bila disembelih tanpa proses stunning (pemingsanan).
Kedua
Segera setelah proses pemingsanan, tercatat adanya kenaikan yang sangat nyata pada grafik EEG. Hal itu mengindikasikan adanya tekanan rasa sakit yang diderita oleh ternak (karena kepalanya dipukul, sampai jatuh pingsan).
Ketiga
Grafik EEG meningkat sangat tajam dengan kombinasi grafik ECG yang drop ke batas paling bawah. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan rasa sakit yang luar biasa, sehingga jantung berhenti berdetak lebih awal.
Akibatnya, jantung kehilangan kemampuannya untuk menarik dari dari seluruh organ tubuh, serta tidak lagi mampu memompanya keluar dari tubuh.
Keempat
Karena darah tidak tertarik dan tidak terpompa keluar tubuh secara maksimal, maka darah itu pun membeku di dalam urat-urat darah dan daging, sehingga dihasilkan unhealthy meat (daging yang tidak sehat), yang dengan demikian menjadi tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.
Disebutkan dalam khazanah ilmu dan teknologi daging, bahwa timbunan darah beku (yang tidak keluar saat ternak mati/disembelih) merupakan tempat atau media yang sangat baik bagi tumbuh-kembangnya bakteri pembusuk, yang merupakan agen utama merusak kualitas daging.
Bukan Ekspresi Rasa SakitMeronta-ronta dan meregangkan otot pada saat ternak disembelih ternyata bukanlah ekspresi rasa sakit! Sangat jauh berbeda dengan dugaan kita sebelumnya!
Bahkan mungkin sudah lazim menjadi keyakinan kita bersama, bahwa setiap darah yang keluar dari anggota tubuh yang terluka, pastilah disertai rasa sakit dan nyeri. Terlebih lagi yang terluka adalah leher dengan luka terbuka yang menganga lebar.
Hasil penelitian Prof. Schultz dan Dr. Hazim justru membuktikan yang sebaliknya. Yakni bahwa pisau tajam yang mengiris leher (sebagai syariat Islam dalam penyembelihan ternak) ternyata tidaklah ‘menyentuh’ saraf rasa sakit.
Oleh karenanya kedua peneliti ahli itu menyimpulkan bahwa sapi meronta-ronta dan meregangkan otot bukanlah sebagai ekspresi rasa sakit, melainkan sebagai ekspresi ‘keterkejutan otot dan saraf’ saja (yaitu pada saat darah mengalir keluar dengan deras).
Mengapa demikian? Hal ini tentu tidak terlalu sulit untuk dijelaskan, karena grafik EEG tidak membuktikan juga tidak menunjukkan adanya rasa sakit itu.
Subhanallah…  Memang selalu ada jawaban dari setiap pertanyaan tentang kebenaran Islam. Selalu ada penguatan Allah dari setiap adanya usaha pelemahan dari musuh Dien-Nya yang mulia ini.
Sebenarnya, sudah tidak ada alasan lagi menyimpan rasa tak tega melihat proses penyembelihan kurban, karena aku sudah tahu bahwa hewan ternak tersebut tidak merasakan sakit ketika disembelih. Dan yang paling penting, aku dapat mengerti hikmah dari salah satu Syariah Islam dan keberkahan  yang tersimpan di dalamnya.
Sumber: voa-islam.com