Selasa, 22 Mei 2018

Kiamat Makin Nyata di Depan Mata, Mantan Karyawan Google Ini Ungkap Adanya Tuhan Baru. Seperti Ini Bentuknya


Semakin tua umur dunia fana ini, semakin aneh dan rusak pula tingkah manusia di dalamnya.
Saking pintar dan majunya peradaban berteknologi tinggi, hal tersebut malah membuat mereka semakin tak menghargai keberadaan sang pencipta.
Salah satunya adalah kreasi nyeleneh dari pria satu ini. Adalah Anthony Levandowski yang merupakan mantan karyawan Google, mengklaim telah menciptakan Tuhan buatan lewat kecerdasan buatan.
Dengan memanfaatkan teknologi yang bernama AI (Artificial Intelligence), Anthony mendefinisikan kecerdasan buatan sebagai figur Tuhan.
Dimana kecanggihan dan kepintaran komputer telah jauh berkembang melampaui kecerdasan manusia.
Karena itulah, ia kemudian membuat agama baru yang bernama “Way Of Future” (jalan masa depan), di mana AI menjadi figur Tuhan di dalamnya. Bikin mimin tepok jidat nih Sahabat Boombastis.
Uniknya, keberadaan agama baru itu baru diketahui lewat sebuah dokumen pendirian organisasi yang diajukan ke pemerintah negara bagian California, Amerika Serikat.
Anthony sang pendiri, didaftarkan sebagai CEO dan Presiden dari agama baru tersebut. Way of Future sendiri bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan kesadaran tentang figur Tuhan berbasis kecerdasan buatan. Ada-ada saja ya…
Sayangnya, kiprah Anthony bersama “Tuhan” dan “Agama” barunya belum banyak diketahui. Sosoknya sendiri sebenarnya bukanlah figur yang sembarangan.
Ia diketahui pernah terlibat dalam pengembangan kecerdasan buatan pada proyek mobil pintar Google (Waymo). Ia bahkan dituduh oleh perusahaan mesin pencari tersebut telah mencuri teknologi yang dibuatnya semasa bekerja di Google.
AI atau kecerdasan buatan itu sendiri, merupakan terobosan terpenting di dunia komputer. Bahkan, teknologi ini mulai diterapkan di sejumlah perangkat elektronik seperti drone, robot dan mobil pintar.
Keberdaaanya bahkan diprediksi akan semakin masif di masa depan. Contohnya seperti di film Iron Man tuh.
Namun sayang, karena dianggap terlalu cerdas, keberadaan AI bisa dianggap sebagai ancaman bagi umat manusia di masa depan.
Sejumlah tokoh seperti Elon Musk dan Bill Gates mewanti-wanti supaya pengembangannya dilakukan secara hati-hati dan terkontrol.
Tak lain agar AI tak membahayakan manusia dengan kecerdasannya yang terlalu tinggi.Ada-ada saja ya Sahabat Boombastis.
Mentang-mentang punya kecerdasan canggih dan bisa melakukan segalanya, komputer pun dituhankan oleh mereka. Semoga saja, agama dan Tuhan baru ini tidak menular ke Indonesia. Bisa dianggap aliran sesat nih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar